Terbongkornya Virus Mega Worabay Mahasiswa Papua Anti Tanah Mama West Papua


 

story IG Mega Worabay pada 1 april 2023

Salam Pembebasan Nasional Papua Barat. 

Kami harus terpaksa publikasi agar VIRUS Penghambat Perjuangan begini tidak Terpelihara dan Merajalela.

Kepada, Kawan MEGA WORABAY

Bahwasanya, sebelum kami publis, sudah di kasih surat panggilan secara resmi dari AMP kk Bali kepada kawan Mega Worabay melalui Via Whatsapp agar bisa datang sampaikan pandangan/ pemikiran nya secara langsung dan terbuka terkait dengan story IG nya.

AMP kk Bali telah mengeluarkan surat dengan catatan, jika tidak datang klarifikasi selama 1x 24 jam (satu hari) bertepat pada tanggal 5 april maka, kami akan screenshost postingannya dengan akun sosmed nya Mega Worabay. Namun, pada tanggal 5 april 2023 Mega Worabay tidak mau datang sehingga hari ini kami harus mempublikasikan.

Karena pada dasarnya kami AMP kk Bali terbuka dan sangat respek jika anda- Mega Worabay datang sendiri lalu sampaikan pandangan bahkan kritikan yang konstruktif untuk kedepan, jika ada hal- hal yang perlu di evaluasikan dari apa yang dilakukan oleh AMP kk Bali.

Barangkali kawan Mega Worabay merasa dirinya dirugikan/ di buat tidak nyaman karena aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh AMP kk Bali pada tanggal 1 April 2023.

Sebelum nya kamu “Mega Worabay” harus pahami baik sebelum buat story yang seola- ola kau paham betul tentang kejadian di lapangan pada tanggal 1 april 2023. Kemudian bilang Stop demo, Stop buat onar, dan lain- lain. Kapasitas Anda sebagai apa sehingga datang mau batasi???

AMP kk Bali melakukan demonstrasi damai itu sudah di jamin oleh konstitusi bahwa setiap orang berhak berpendapat, berkumpul, berorganisasi dan sebagainya.

Mungkin Mega Worabay juga ikut termakan hoax dengan media mainstream atau media sampah yang di kelola oleh BIN/ BAIS dalam membangun narasi buruk di publik bahwasanya, AMP kk Bali yang membuat rusuh atau stigma- stigma buruk lainnya yang selalu di buat untuk memutar balikan fakta. 

Kenyataan yang telah terjadi dan kami hadapi sendiri dilapangan adalah AMP Kk Bali dipukul mundur oleh ormas reaksioner sebelum sampai ke titik aksi. Bahkan 13 massa Aksi AMP jadi korban dan mengalami luka- luka atas tindakan kebrutalan yang dilakukan oleh ormas PGN.

Makanya jadi mahasiswa itu harus kritis jangan mudah termakan hoax!!! 

Jikalau Anda- Mega Worabay tahu nya hanya Kost- kampus atau Asrama- Kampus, mendingan Anda DIAM!!!

Kalau datang hanya untuk fokus belajar/ kuliah lebih baik diam dan tetap fokus. Kami tidak datang mengganggu anda Mega Worabay dan batasi anda untuk belajar.

Kami hanya ingin menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi di tanah air tercinta, di Papua yang selalu di tutupi oleh negara kolonial Indonesia. Kami merasa bersalah jika mendiamkan peristiwa tidak manusiawi yang terjadi di tanah air yang di lakukan oleh TNI/ Polri. 

Bagaimana situasi yang terjadi di Nduga, Yapen, Intan Jaya, Maibrat, Puncak Papua dan beberapa daerah lainnya yang di alami oleh orang tua di sana. Mereka harus mengungsi dari tanah dan rumah sendiri. 

Bagaimana dengan mama- mama Papua di sana, ada yang terpaksa harus melahirkan anak nya di hutan dan belantara tanpa pertolongan medis, ada juga adik- adik kami yang tidak mendapatkan pendidikan yang layak dan tenang karena Militerisme Indonesia menguasai dan menjadikan gedung sekolah sebagai post/markas mereka.

Kami merasa berdosa dan tidak berguna jika hanya menjadi Mahasiswa yang apatis dan tidak mengkritik negara terkait dengan pelanggaran HAM yang di lakukan oleh Militerisme kolonial Indonesia.

Yang terakhir, kami harus publikasi supaya diketahui oleh rakyat Papua dari sorong sampai merauke dan juga Seluruh elemen gerakan rakyat- bangsa Papua. Tujuannya agar VIRUS atau KUTU BUSUK yang menghambat gerakan Pembebasan Nasional Papua Barat seperti begini tidak merajalela!!!

Di bawa ini bukti dari surat panggilan dari AMP kk Bali serta postingan di story IG, dan akun Sosmed oleh MEGA WORABAY sebagai berikut:

 

Salam.

Medan juang, 6 april 2023

Sikap Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Bali bersama seluruh Aliansi Mahasiswa Papua di setiap kota Kolonial Indonesia bahwa; tidak ampun mahasiswa  Papua judas di dalam tubuh mahasiswa Papua maupun rakyat Papua Barat. 

 

Berita Terkait

Top