“Memperingati 62 Tahun Operasi Trikora”


Aku lahir untuk mati diatas jalan tua 🚩
cintaku, Adalah jalan tua revolusi🌹🚩

Hari ini adalah hari Trikora yang ke-62 tahun

Salam Pembebasan!!!

“Memperingati 62 Tahun Operasi Trikora”

62 Tahun yang lalu, Pada tanggal 1 Desember 1961 setelah bangsa Papua Barat mendeklrasikan kemerdekaannya di Hollandia (Sekarang Jayapura). Kemudian, setelah 18 hari tepat pada tanggal 19 Desember 1961 Soekarno mengumandangkan Trikora (Tri Komando Rakyat) di Alun- alun Utara Kota Yogyakarta.

Setelah Operasi Trikora, disusul dengan beberapa gelombang operasi militer lainnya yang dilakukan oleh kolonial Indonesia untuk menaklukan bangsa Papua Barat. Banyak nyawa rakyat Papua yang kemudian menjadi korban.

Kemudian, pada tahun 1962 dilakukan beberapa perjanjian yakni New York Agreement/ (Perjanjian New York) dan Roma Agreement/ (Perjanjian Roma) yang diprakarsai oleh Amerika Serikat dan PBB namun, dalam proses tersebut tidak pernah melibatkan bangsa Papua barat yang punya hak mutlak atas tanah Papua. Bahkan dalam pelaksanaan PEPERA juga sangat tidak demokratis karena dilakukan penuh teror dan intimidasi.

Hingga saat ini, bangsa Papua barat terus dijajah oleh kolonial Indonesia karena pada dasarnya Bangsa Papua dianeksasi demi kepentingan ekonomi politik para kapitalis (pemodal) yang kemudian menjadikan kolonial Indonesia sebagai boneka/ security untuk mengeruk SDA sembari membunuh rakyat Papua. Yaitu!!
Biak berdara 2-6 juli 1998.wasiot berdarah, wamena berada, Uncen berdarah, nduga berdarah 2018 Maybrat berdara, intan-yaya berdarah, puncak berdara. Dimana-mana org Papua dibunuh oleh militerisme kolonial Indonesia, kami di katakan Negara Indonesia adalah negara hukum namun negara’ Indonesia adalah negara pembunuh rakyat Papua sejak 1 December 1961 dan hingga saat ini.

Maka, kami anak-anak Papua wajib memperingati dan menuntuk hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa west Papua Barat.

Satu kata lawan dan lawan sampi Papua merdeka ✊
Solidaritas Tanpa Batas, Perjuangan Sampai Menang🌹

WeNekar karunggu mahasiswa Papua asal nduga, kesan kepada kawan-kawan mahasiswa Papua wajib memperingati hari-hari besar dan memperjuangkan hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa Papua Barat,Karena perjuangan ditangan orang Papua, bukan di tangan kolonial,
Musuh kita adalah Kapitalisme, imperialisme, militerisme,

Soekarno Hatta di biayai oleh Belanda namun Soekarno Hatta melawan Belanda,
Kwn papua jangan kejar IPK, tapi meluruskan sejarah melalui, mobilisasi, mimbar bebas, dalam diskusi, dalam aksi maupun didunia kampus.

lawan dan lawan sampi Papua merdeka adalah solusi untuk bagi bangsa west Papua ✊

Berita Terkait

Top